Ekopedagogi: Pendidikan, Kesadaran Ekologis, dan Gerakan Merawat Alam

Authors

Faliqul Isbah, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan; Iqbal Akhlis Tamami, PMII Rayon Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Pekalongan; Adilah Aina Roda, IPPNU Medono Pekalongan; Nahdliya Kamela, IPPNU Watusalam Kec. Buaran; Nofa Nadhifus Sakinah, IPPNU Kampil Wiradesa; Syu'lah Amelia Febriana, IPPNU Banjiran Warungasem; Lu'lua Zaenatul Iza, IGPM Comal & IGTKI; Richa Qonitatin Lazaba, Lazaba Pekalongan; Dea Arine Azka, Irmas Miftahul Jannah, Sirau Paduraksa Pemalang; Hilal Tafattuhil Arzaq, Irmas Darul Istiqomah Tirto Pekalongan; Oktafia Safina, Tax Center Pekalongan; Yasmine Ismah Darsono, Irmas Nur Hikmah; Erika Sugiarti, Tax Center Pekalongan; Lefa Kharisma Afrillia, Irmas Nurul Iman Sumampir; Sukma Zuliana, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan; Achmad Jauhari Wirda, Hamasah fi Lughah Arabiyah (Hafilah) Pekalongan; Muasomah, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Synopsis

Krisis lingkungan abad ke-21 telah berkembang menjadi persoalan nyata yang memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat global, termasuk dunia pendidikan. Fenomena perubahan iklim, peningkatan bencana hidrometeorologi, degrgradasi kualitas lingkungan, hingga jejak karbon dari aktivitas digital menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan bersifat kompleks dan multidimensional. Dalam konteks ini, pendidikan tinggi memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat produksi ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan kesadaran moral dan tanggung jawab ekologis generasi masa depan.

Ekopedagogi hadir sebagai pendekatan pendidikan yang menempatkan alam sebagai subjek etis yang harus dihormati, dipahami, dan dijaga keberlanjutannya. Pendekatan ini menekankan pentingnya integrasi pengetahuan, nilai, dan tindakan ekologis dalam proses pembelajaran, terutama melalui perspektif interdisipliner. Buku Ekopedagogi: Pendidikan, Kesadaran Ekologis, dan Gerakan Merawat Alam mengusung gagasan bahwa isu lingkungan bukan monopoli disiplin ilmu tertentu, melainkan tanggung jawab seluruh disiplin ilmu. Melalui beragam kajian—mulai dari bahasa, agama, pendidikan, matematika, ekonomi syariah, teknologi, hingga kearsipan—buku ini menunjukkan bagaimana setiap bidang keilmuan memiliki kontribusi nyata dalam membangun kesadaran dan praktik keberlanjutan.

Dengan pendekatan yang komunikatif dan kontekstual, buku ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif tentang peran strategis pendidikan tinggi dalam merespons krisis lingkungan. Diharapkan, karya ini dapat menginspirasi civitas akademika dan institusi pendidikan tinggi untuk mengintegrasikan nilai-nilai ekologis dalam riset, kurikulum, serta budaya akademik, demi menjaga bumi sebagai rumah bersama bagi generasi kini dan mendatang.

Downloads

Published

8 February 2026

Details about this monograph

ISBN-13 (15)

Sedang Proses