
Merawat Tradisi, Menguatkan Mutu: Manajemen Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Diniyah
Synopsis
Buku ini memotret manajemen pembelajaran Bahasa Arab di madrasah diniyah dalam ketegangan produktif antara tradisi literasi teks dan tuntutan penguatan mutu. Berangkat dari prolog yang menegaskan posisi pembelajaran Bahasa Arab sebagai jantung tradisi keilmuan mulai dari nadhom, kitab kuning, Arab Pegon, hingga syawir kumpulan chapter ini menyajikan ragam praktik manajerial di berbagai madrasah diniyah di Pekalongan, Batang, dan Pemalang.
Secara tematik, pembahasan mencakup manajemen kurikulum dan KBM, implementasi siklus mutu seperti PPEPP dan PDCA, pengelolaan program khas misalnya cepat baca kitab dan Amtsilati, serta strategi pembelajaran seperti hafalan mufradat, penguatan kemampuan dasar, dan redesain program agar adaptif terhadap kebutuhan zaman. Selain memotret praktik lapangan, setiap tulisan menawarkan refleksi atas tantangan keberlanjutan pendidikan keagamaan, tata kelola sumber daya, budaya belajar sekolah sore, hingga pentingnya akuntabilitas program agar berdampak pada kompetensi santri.
Melalui ragam kasus, buku ini menegaskan bahwa mutu pembelajaran Bahasa Arab di madrasah diniyah tidak dapat dibangun semata lewat inovasi metodologis, tetapi membutuhkan tata kelola yang rapi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta penguatan budaya mutu yang tetap berakar pada tradisi. Epilog menutup dengan ajakan menjaga nyala literasi teks sambil menata manajemen pembelajaran yang lebih responsif, terukur, dan berkelanjutan.


